Ini Tujuan Operasi Kepolisian Kewilayahan Dengan Sandi "Bina Waspada Samrat 2019"


ANTISIPASI : Petugas Polres Minahasa saat melakukan pembinaan dan penyuluhan di salah satu pangkalan ojek. (foto/humas)

Tribratanews, Minahasa - Polres Minahasa bersama jajarannya bekerjasama dengan instansi terkait dan mitra keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), melaksanakan operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi "Bina Waspada Samrat 2019", sejak 4 November hingga 3 Desember 2019.



Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang, SIK melalui Kasubag Humas Iptu Ferdy Pelengkahu mengatakan, prioritas sasaran operasi ini adalah untuk menangkal kelompok radikal agama ideologi, kelompok ekstrim kanan/kiri dan separatisme, serta kelompok aliran agama/kepercayaan sesat.

"Operasi selama 30 hari ini, dilakukan dengan cara preemtif dalam rangka meningkatkan daya cegah, daya tangkal dan daya penanggulangan masyarakat terhadap ancaman, guna memperkecil kemungkinan terjadinya potensi gangguan Kamtibmas diwilayah Polres Minahasa," ujar Pelengkahu.

Sedangkan tujuan kegiatan ini, lanjut Pelengkahu, untuk meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam ikut serta menjaga, mengantisipasi masuknya paham radikalisme, separatisme serta aliran kepercayaan sesat.

"Selain itu, jerjalinya kerjasama antara Polri dengan segenap potensi masyarakat, yaitu tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, ormas, pemerintah / Instansi terkait, pelajar dan mahasiswa untuk mendapatkan informasi dalam hal pencegahan paham radikalisme, separatisme dan aliran kepercayaan sesat," tandasnya. (humas)

Ini Tujuan Operasi Kepolisian Kewilayahan Dengan Sandi "Bina Waspada Samrat 2019" Ini Tujuan Operasi Kepolisian Kewilayahan Dengan Sandi "Bina Waspada Samrat 2019" Reviewed by Humas on Minggu, November 10, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.