Pemohon Pengurusan SKCK di Polres Minahasa Terjadi Peningkatan



Tribratanews, Minahasa Tondano - Pasca adanya pengumuman dan dimulainya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ikut berdampak pada permintaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Minahasa.
"Peningkatannya cukup signifikan dibanding sebelum ada pendaftaran CPNS. Karna biasa per hari hanya ada sekitar 30 orang, sekarang bisa mencapai 80 sampai 90," kata Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK melalui Kasat Intelkam AKP Karel Tangay, Selasa (19/11/2019).
Menurutnya sebagian besar permintaan pengurusan untuk digunakan dalam penerimaan CPNS. Namun pemohon sebelumnya harus menyiapkan sejumlah berkas sebagai persyaratan.
"Yang harus disiapkan Kartu Keluarga, KTP dan surat pengantar dari pemerintah Desa atau Kelurahan," jelas Tangay.

Untuk masalah pembayaran, setiap pemohon dikenakan biaya sebesar Rp 30 ribu. Jumlah itu untuk administrasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Bukan saja itu, dijelaskan Tangay bahwa setiap orang berhak mendapat SKCK jika mengajukan permohonan. Bahkan itu termasuk bagi seorang mantan terpidana.
Namun dalam SKCK akan tertera soal perkara apa yang pernah dilakukannya berdasarkan putusan hukum tetap. Tetapi dalam dua belakangan ini belum ada yang mantan terpidana mengajukan permohonan SKCK di Polres Minahasa.(humas)
Pemohon Pengurusan SKCK di Polres Minahasa Terjadi Peningkatan Pemohon Pengurusan SKCK di Polres Minahasa Terjadi Peningkatan Reviewed by admin on Selasa, November 19, 2019 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.