Ini Ancaman Pidana Yang Abaikan Larangan Berkumpul


Tribratanews Minahasa, Tondano - Polres Minahasa mengingatkan kepada warga yang mengabaikan himbauan pemerintan soal larangan berkumpul atau berkerumunan, bisa dikenakan pasal Pidana. Bahkan juga bisa dipidana hukuman penjara.
Kasubbag Humas AKP Ferdy Pelengkahu, Kamis (26/3/2020) menjelaskan bahwa Pidana bisa dikenakan dengan penerapan berbagai Undang - Undang (UU) serta Kitab Undang Hukum Pidana (KUHP).
Seperti UU nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit menular dalam pasal 14 ayat 1 dan 2. Dalam ayat 1 mengatakan Barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 (satu) tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah). Sedangkan dalam ayat 2 mengatakan Barang siapa karena kealpaannya mengakibatkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, diancam dengan pidana kurungan selama-lamanya 6 (enam) bulan dan/atau denda setinggi-tingginya Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah).
Begitu juga dengan UU nomor 6 tahun 2018 tentang Karangtina Kesehatan. Dalam pasal 93 mengatakan Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

Sedangkan dalam KUHP tertera dalam pasal 212 berbunyi Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan kepada seseorang pegawai negeri yang melakukan pekerjaannya yang sah, atau melawan kepada orang yang waktu membantu pegawai negeri itu karena kewajibannya menurut undang-undang atau karena permintaan pegawai negeri itu, dihukum karena perlawanan, dengan hukuman penjara selama-lamanya satu tahun empat bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500,00. Pasal 214 ayat 1 berbunyi Paksaan dan perlawanan berdasarkan pasal 211 dan 212 jika dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Pasal 216 ayat 1 berbunyi Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah. Pasal 218 berbunyi Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama 4 bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribuh rupiah. 
Oleh karena itu Pelengkahu berharap menuruti himbauan yang telah disampaikan supaya terhindar dari hukuman.(humas)
Ini Ancaman Pidana Yang Abaikan Larangan Berkumpul Ini Ancaman Pidana Yang Abaikan Larangan Berkumpul Reviewed by admin on Kamis, Maret 26, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.