Kapolres Situmorang Audiens Bersama 32 Ormas Terkait Permasalahan Kamtibmas


Tribratanews, Minahasa - Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK menerima dan melakukan audiens bersama 32 Organisasi Masyarakat (Ormas) di Sulawesi Utara (Sulut), yang tergabung dalam Pejuang Minahasa, bertempat di Ruang Maesa Mapolres, Senin (22/06/2020) siang tadi.



Audiens tersebut membicarakan terkait permasalahan kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang terjadi belakangan ini di Kabupaten Minahasa.



Beberapa permasalahan dan aduan Ormas tersebut diantaranya, persoalan sengketa lahan yang terjadi di wilayah perkebunan Rombe atau wilayah Makawembeng, yang berada di perbatasan Kelurahan Marawas - Desa Tonsea Lama, Kecamatan Tondano Utara.

Kemudian para Ormas juga menyinggung soal dugaan pengrusakan lingkungan untuk dijadikan lahan pemukiman warga, dengan menebang pohon Pinus yang dilindungi.

Selain itu, mereka juga meminta kepada Kepolisian untuk menindak tegas kepada oknum yang menjadi provokator dan melakukan ujaran kebencian terhadap suku Minahasa di media sosial (Medsos), menggunakan akun Facebook Hamzah Ali.

"Sebagaimana dasar Ormas kami yang berbasis adat dan budaya, dan budaya kami adalah saling hormat menghormati. Kami dalam hal ini meminta kepada Polres Minahasa soal kejelasan status persoalan kasus ini karena dimana sudah ada korban jiwa di sana. Sebagai Ormas Minahasa, sudah menjadi tanggung jawab kami untuk menjaga tanah warisan leluhur kami," kata Chrisye Lengking dari Ormas Waraney Tanah Toar Lumimuut.

"Kami tak mau main hakim sendiri, kami percayakan proses hukum pada aparat penegak hukum. Dengan catatan, proses hukum ini terus berlanjut. Ketika Tanah Leluhur kami, ibu pertiwi kami dihina, tentu kami sebagai masyarakat suku Minahasa akan bereaksi membela suku kami. Kami datang ke Polres Minahasa untuk mem follow up kasus ini sudah sampai sejauh mana," tambahnya.

Panglima Besar Manguni Muda Jefri Mamentu, mengatakan bahwa pihaknya tidak mau menggiring kerana agama terkait permasalahan antara Kampung Jawa dan Marawas. Karena mereka adalah saudara yang selama ini hidup berdampingan dengan rukun. "Kami hanya minta oknum-oknum yang menyebar hoax dan ujaran kebencian soal kasus ini agar diproses hukum," ujarnya.

Soal dugaan pengrusakan lingkungan, perwakilan Ormas Brigade Permesta, Edwin Pratasik meminta kepada pihak Kepolisian untuk melakukan penyelidikan kepada oknum - oknum terkait.

"Kami juga meminta pihak berwajib melakukan penyelidikan soal dugaan pengrusakan lingkungan, sebagaimana diatur UU nomor 18 tahun 2013, tentang pengrusakan lingkungan. Dimana diduga ada pengrusakan lingkungan di wilayah Rombe. Diduga banyak pohon-pohon Pinus di wilayah tersebut yang ditebang untuk dijadikan lahan pemukiman," ujarnya.

Menurut Pratasik, data awal yang mereka dapat, sudah ada sekitar 20 rumah yang dibangun di sana. "Kami dukung langkah Kepolisian untuk melakukan penindakan, dan kami akan kawal langkah ini dari awal sampai akhir," tukasnya.

Sementara itu, Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK, menanggapi hal tersebut mengatakan, pihaknya telah menahan dua orang yang diduga tersangka kasus pembunuhan di perkebunan Rombe, dan sementara proses hukum.

"Dalam diskusi ini, tentu kami mengamati, menampung, menerima dan mengolah semua aduan masyarakat yang disampaikan. Terkait sejumlah aduan masyarakat saat ini, untuk kasus pembunuhan di Rombe, kami sudah menahan dua tersangka inisial D dan A untuk proses penyidikan. Kami sudah memiliki bukti permulaan yang cukup. Kami on the track dan tidak berpihak kepada siapa pun, persoalan hukum tetap dijalankan," tegas Situmorang.

Selanjutnya, soal kasus dugaan pengrusakan lingkungan sebagaimana yang sudah diadukan, Situmorang mengarahkan agar membuat laporan resmi di SPKT Polres Minahasa, untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan.

"Jangan ragukan kami. Saya minta semua Ormas silakan memantau perkembangan semua kasus ini dan mengontrol kinerja Polres Minahasa. Tapi, kami juga memohon agar semua Ormas, secara khusus yang tergabung dalam Pejuang Minahasa, agar dapat menahan diri dan tidak melakukan langkah-langkah diluar koridor hukum," tukasnya. (humas)

Kapolres Situmorang Audiens Bersama 32 Ormas Terkait Permasalahan Kamtibmas Kapolres Situmorang Audiens Bersama 32 Ormas Terkait Permasalahan Kamtibmas Reviewed by Humas on Senin, Juni 22, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.