Kapolres Situmorang Bersama Pemkab Minahasa dan Forkopimda Bahas Permasalahan Lahan Pertanian Rombe


Tribratanews, Minahasa - Lahan pertanian di Makawembeng (Rombe), Kelurahan Marawas, Kecamatan Tondano Utara yang menjadi permasalahan saat ini, telah mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).



Hal ini terbukti ketika Pemkab bersama Forkopimda melakukan rapat terkait permasalahan lahan tersebut, bertempat di ruang Maesa Polres Minahasa, Kamis (18/06/2020) suang tadi.


Rapat yang dihadiri Bupati Dr Ir Royke Octavian Roring MSi diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr Denny Mangala MSi, Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK, Dandim 1302 Letkol Inf Slamet Raharjo SSos, Camat Tondano Utara Ivone Wilar SPd, Hukum Tua dan Lurah terkait serta perwakilan masyarakat di empat desa/kelurahan.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Mangala menyampaikan bahwa lahan pertanian di seputaran Makawembeng (Rombe), sangat serius menjadi perhatian Pemkab Minahasa. Bahkan Pemkab sudah beberapa kali melakukan pertemuan untuk mensolusikan masalah tersebut.

"Terakhir pada hari Kamis tanggal 11 Minggu kemarin, dan sudah ada kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh semua pihak," sebut Mangala.

Namun, kata dia, karena terjadi permasalahan pada Minggu kemarin yang menewaskan 1 orang warga, maka tentu Pemkab harus turun tangan kembali dengan menggelar rapat Forkopimda.

"Setelah mendengarkan harapan dan keinginan perwakilan masyarakat serta arahan dari Kapolres dan Dandim Minahasa, maka telah diputuskan beberapa poin penting yang menjadi kesepakatan rapat tersebut," kata Mangala.

Beberapa poin penting dimaksud antara lain;  Pertama, Pemkab dan TNI - Polri akan segera membentuk tim bersama pemangku kepentingan, serta perwakilan tokoh masyarakat untuk mencari solusi penyelesaian masalah tanah tersebut. Dimana target waktu penyelesaian selama 45 hari dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan.

Kedua, selama masa penyelesaian tanah oleh tim terpadu tersebut, lokasi perkebunan seputaran Makawembeng (Rombe), yang terkait dengan masalah ditetapkan status Quo, tidak diijinkan siapapun untuk melakukan kegiatan di lokasi tersebut.

Ketiga, untuk mengawasi agar tidak ada aktifitas di lokasi tersebut, maka akan dibentuk tim pengawasan dibawah koordinasi Kodim dan Polres Minahasa.

Keempat, jika ada aparat baik TNI maupun Polri yang terlibat dalam permasalahan tanah tersebut, akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Kelima, semua pihak akan menahan diri dan akan mensosialisasikan kesepakatan ini kepada masyarakat.

Keenam, permasalahan yang terjadi hari Minggu lalu, adalah murni tindakan kriminal dan para pelaku akan diproses hukum serta tidak ada kaitan dengan masalah agama.

"Diharapkan agar suasana aman dan damai dalam balutan torang samua Basudara, torang samua ciptaan Tuhan, dengan kearifan lokal yaitu maleos leosan, ma linga lingaan wo masawang sawangan betul - betul akan teraktualisasi dalam kehidupan sosial masyarakat," tandas Mangala. (humas)

Kapolres Situmorang Bersama Pemkab Minahasa dan Forkopimda Bahas Permasalahan Lahan Pertanian Rombe Kapolres Situmorang Bersama Pemkab Minahasa dan Forkopimda Bahas Permasalahan Lahan Pertanian Rombe Reviewed by Humas on Kamis, Juni 18, 2020 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.